Senin, 22 Juli 2013

Buka Bersama Wawako Dibanjiri Pejabat Pemko



Haluan Riau

Senin, 22 juli 2013

Buka Bersama Wawako Dibanjiri Pejabat Pemko

Hadir dalam acara buka puasa bersama pejabat pemerintah Kota (pemko) Pekanbaru, Kepala Badan Pelayanan Terpadu (BPT) Kota Pekanbaru Yusrizal, Kepala Dinas Pemuda dan olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru A. Mius, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Dedi Gusriadi, Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan (Desperindag) Kota Pekanbaru El Syabrina dan Kepala Dinas Kesahatan Pekanbaru Rini Hermiyati.

Turut hadir kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Kedatangan tamu disambut Langsung Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru, Ayat Cahyadi didampingi istri dan Keluarga besar. Acara buka bersama Masyarakat pada ramadan, biasa kami lakukan seperti tahun sebelum nya untuk mempererat tali silaturahmi, ungkap Ayat didampingi istri.

Selain, buka puasa bersama Ayat juga mengadakan temu alumni Jurusan Matematika, dan ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Riau dari semua angkatan. Ayat merupakan Alumni FMIPA Unri tahun 1990.

Karena, padatnya Kegiatan. Jadi Sekalian kami juga melakukan pertemuan dan juga bersilaturahmi dengan semua alumni FMIPA Unri, ungkap Ayat.

Ayat : Sementara Kita Atur Melalui Perwako



 Tribun Pekanbaru
 
JUMAT, 19 JULI 2013

Ayat: Sementara Kita Atur Melalui Perwako

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi, menjelaskan, belum mengetahui tidak berlakunya Keppres Nomor 13 tahun 2007 mengenai peredaran Miras. Namun, Ayat menyatakan siap memagari dengan perda akan di buat oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.

Tentu saya minta bagian hukum dan SKPD terkait untuk menelaahnya. Saya pikir untuk sementara ini kita bisa pagari dengan Peraturan Wali Kota (perwako). Dibuatkan telaah sambil menunggu pak Wali Kota menandatanganinya, Kita juga siapkan draf Ranperdanya, ujar Ayat.

Menurut Ayat, lebih efektif dalam waktu dekat dibuatkan perwakonya. Pasalnya jika di paksakan perda itu akan memakan waktu yang lebih lama. Kita buatkan perwako saja untuk sementara. Perda butuh waktu, imbuhnya.

Rabu, 17 Juli 2013

Safari Ramadan Bersama Wawako Di Masjid Al Ihsan Jalan Rokan



Riau Pos

RABU, 17 JULI 2013

Safari Ramadan Bersama Wawako di Masjid Al Ihsan Jalan Rokan

Safari Ramadan  Wakil Wali Kota (Wawako) Ayat Cahyadi di Masjid Al Ihsan dianggap  telah membawa berkah tersendiri. Karena untuk pertama kalinya masjid tersebut  kedatangan Ayat Cahyadi, sekaligus melaksanakan sholat tarawih bersama para jamaah dan masyarakat setempat di lingkungan masjid. Masjid Al Ihsan tersebut pun mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 20 juta dari Pemerintah Kota (pemko) Pekanbaru yang di harapkan  dapat bermanfaat untuk masjid tersebut.

Kedatangan Kepala daerah tersebut pun sebenarnya telah di tunggu warga setempat. Masjid yang berada di jalan Rokan, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima puluh tersebut penuh jamaah yang ingin sholat Tarawih bersama Ayat Cahyadi. Alhamdulillah masjid kita mendapatkan bantuan dari pemerintah Kota Pekanbaru, Dan Kesempatan ini juga kita dapat sholat berjamaah dengan Ayat Cahyadi, ujar warga setempat.

Masjid Al Ihsan, merupakan masjid ke tujuh yang di kunjungi dalam Safari  Pemko Pekanbaru. Dalam Safari Pemko Pekanbaru. Dalam Safari Ramadan, tak lupa Wawako terus mensosialisasikan semua program pemerintah Kota Pekanbaru. Di mana di harapkan masyarakat Pekanbaru dapat saling bahu membahu dan bersinergi dengan pemerintah dalam mengembangkan pembangunan Kota Pekanbaru ke arah yang lebih baik lagi kedepannya. Salah satu program misi dan visi wako Firdaus-Ayat Cahyadi di mana menjadikan Kota Bertuah ini menjadi Kota yang madani.

Dalam setiaf safari, tak lupa mengharap kan masyarakat Kota Pekanbaru terus gencar melaksanakan Magrib mengaji. Sehingga menjadi magrib mengaji menjadi kebiasaan masyarakat Pekanbaru dan dapat mengurangi anak-anak yang tidak bisa baca Alquran.

Selasa, 16 Juli 2013

THR Paling Lambat Seminggu Sebelum Idul Fitri



Pekanbaru Pos

SELASA, 16 JULI 2013

THR Paling Lambat Seminggu Sebelum Idul Fitri

Pemerintah Kota (pemko) Pekanbaru mengimbau kepada seluruh perusahaan swasta agar tidak lupa dan tidak telat memberikan tunjangan Hari Raya (THR) kepada karayawan minimal seminggu sebelum hari raya Idul Fitri.

Demikian di sampaikan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi kepada Pekanbaru Pos, kemarin usai melakukan penyampaian Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2012 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru.

THR sebenarnya masih lama, tapi tidak masalah. Kita imbau agar setiap perusahaan di Pekanbaru, untuk mengingat kewajibannya agar membayar gaji dan THR kepada karyawan, ungkap Ayat Cahyadi, kemarin.
Dijelaskan Wawako, untuk pemberian THR hendaknya di lakukan seminggu sebelum hari raya Idul Fitri atau hari Idul Fitri. Kalau bisa jauh hari sudah diberikan THR karyawan oleh perusahaan.

Di singgung bagaimana jika perusahaan telat atau tidak menberikan THR. Wawako mengatakan, sanksi yang di berikan apabila perusahaan yang ada di Pekanbaru tidak memberikan THR pasti ada. Pemko akan bahas lagi dengan pihak terkait, yaitu Disnaker. Namun Kalau Untuk sanksi pasti ada, nanti sanksi di berikan oleh instansi terkait sesuai dengan tingkat kesalahannya, katanya.

Selasa, 02 Juli 2013

Pemko Akan Bentuk BLSM Sendiri



KORAN RIAU

SELASA, 2 JULI 2013

Pemko Akan Bentuk BLSM Sendiri

Melihat kendala di lapangan masih banyaknya penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Kota Pekanbaru yang tidak tepat sasaran berdampak kepada ada masyarakat yang benar-benar miskin tidak mendapat.

Pemerintah Kota Pekanbaru mewacanakan akan mengkaji penyaluran BLSM daerah. Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi ketika di konfirmasi terkait ketidak ketahuan Pemko Pekanbaru atas data penerima BLSM di Pekanbaru membenarkan bahwa penyaluran BLSM di lakukan melalui Kantor Pos atas instruksi pemerintah pusat.

Kami memang sudah mendapat laporan dari kantor Pos pada Senin kemarin. Katanya kantor Pos hanya menyalurkan data sudah ada dari TNP2K, ujarnya menyampaikan.

Memang di akui Ayat, Pemko tidak di libatkan terkait hal tersebut, baik itu masyarakat penerima maupun  prosesnya. Memang kami tidak di libat kan karena data sudah ada sama pemerintah. Meski tidak tertutup kemungkinan ada masyarakat yang berhak mendapat BLSM jadi tidak dapat dan sebaliknya, urainya.

Makanya, terang Ayat meneruskan, Pemko Pekanbaru akan mengkaji wacana penyaluran BLSM daerah. Ini akan di berikan kepada Masyarakat Pekanbaru yang benar-benar miskin akan tetapi tidak mendapat BLSM dari Pemerintah Pusat.
Kami akan cari solusi melalui anggaran daerah yang akan diberikan kepada mereka warga miskin yang tidak dapat, apa kah bentuknya Raskin atau yang lain kita akan kaji.