Kamis, 26 September 2013

Pembangunan RSUD Tunggu DED



Riau Pos

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2013

Pembangunan RSUD Tunggu DED

Rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Pekanbaru terus di matangkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, namun saat ini perencanaan pembangunannya menunggu Detail Enginering Design) DED dari PU Kota.

Rencana kita membangun RSUD itu terus di matangkan dan sekarang kita menunggu DED-nya yang belum selesai oleh PU Kota Pekanbaru. Ini penting sekali, karena aspek perencanaan ini sangat penting agar pembangunan dapat segera di lakukan dengan matang, ujar Wakil Wali Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi.

Di sebutkan Ayat, untuk DED-nya di harapkan selesai tahun ini dan pembangunan bisa di lakukan 2014 di lahan yang sudah di tentukan di wilayah Tampan. Pembangunan nya segera di lakukan jika DED selesai, dan 2014 itu sudah di bangun dengan anggaran biaya lebih kurang Rp 45 miliar, bagaimana bentuk gambarnyaitu nanti ada di DED yang sama-sama kita tunggu ini, tambahnya.

Untuk itu, di minta Wawako agar pembuatan DED itu segera di selesaikan agar semua bisa jelas, dan soal anggarannya juga bisa tampak jika itu selesai. Konsep Wako kemarin itu RSUD di bangun nuansa hijau dan berwawasan lingkungan, mudah-mudahan ini bisa di lakukan dan masyarakat segera dapatkan layanan kesehatan yang maksimal dari pemerintah, tutupnya.S

Selasa, 24 September 2013

Program Jamkesda Kurang Sosialisasi



Pekanbaru Pos

Rabu, 24 September 2013

Program Jamkesda Kurang Sosialisasi

Pemerintah Kota Pekanbaru (Pemko) telah menganggarkan Rp 4,5 miliar dana untuk Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) di tahun 2013. Namun hingga kini baru terserap  sebesar Rp 900 Juta. Ini terungkap setelah di lakukannya rapat evaluasi yang di pimpin Wakil Wali Kota Pekanbaru.

Wawako berharap, persoalan Jamkesda ini Perlu di lakukan Koordinasi satu sama lain, baik pihak kecamatan kepada masyarakat maupun dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru melalui Puskesmas di 12 kecamatan se-Pekanbaru.

Kondisi ini lantaran kurang tersosialisasi. Sebab tidak terserapnya dana Jamkesda itu lantaran banyak masyarakat miskin yang belum memiliki KTP Pekanbaru. Jika belum memiliki KTP maka Jamkesda tidak bisa di berikan, sebab untuk mendapatkan Jamkesda salah satu syaratnya adalah KTP, ujar Wawako.

Wawako juga mengimbau, agar masyarakat yang kurang mampu yang belum memiliki KTP Pekanbaru, secepatnya dapat mengurus KTP. Jika sekiranya nanti masyarakat mengalami sakit dan tidak mampu membiayai pengobatan, masyarakat bisa melalui Jamkesda, tapi syaratnya harus di lengkapi yaitu Kepemilikan KTP.

Tanpa KTP tidak bisa di bantu dapatkan Jamkesda, padahal Pemerintah Kota telah menganggarkan anggaran untuk Jamkesda itu sendiri sebanyak Rp 4,5 miliar, Kata Wawako.

Sementara Kepala Diskes Kota Pekanbaru, dr Hj Rini Hermiyati saat di Konfirmasi membenarkan hal itu. Memang sedikit serapan dana Jamkesda yang telah dianggarkan. Ia berdalih Kemungkinan tingkat Kesehatan Masyarakat Pekanbaru tinggi dan bagus. Namun ada Kemungkinan lain, masyarakat miskin yang seharusnya berhak mendapatkan Jamkesda tidak mengurus KTP.

Padahal untuk mendapatkannya ketika sakit tak sanggup membayar dengan adanya KTP sebagai syarat, ujar Rini.

Rini juga berharap, masyarakat tetap sehat, Karena Diskes terus lakukan tindakan pencegahan agar terhindar dari penyakit. Diskes juga telah sampaikan kepada sasarannya melalui Puskesmas-puskesmas di setiap kecamatan. Jika di luardugaan ternyata ada yang sakit namun tidak mampu untuk biaya pengobatan, maka dapat di bantu melalui Jamkesda.

Namun, anggaran yang tidak habis terserap nantinya tetap akan di kembalikan lagi kekas daerah. Kami diminta juga dapat menjaga kesehatannya dengan berprilaku hidup bersih dan sehat, tutup Rini.

Rabu, 18 September 2013

Walikota Dan Wakil Walikota Lakukan Tes Urine



KORAN RIAU

RABU, 18 SEPTEMBER 2013

Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Lakukan Tes Urine

Guna menciptakan PNS yang bebas dari minuman keras dan obat terlarang, Selasa pagi. Walikota  Pekanbaru H Firdaus ST MT dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi Ssi, serta juga Sekda Kota Pekanbaru Syukri Harto, juga seluruh jajaran dan pegawai di lingkungan Wali Kota Pekanbaru di tes urinenya oleh badan narkotika nasional Pekanbaru.

Badan Narkotika Nasional Pekanbaru langsung melakukan tes urin di lapangan usai upacara hari kesadaran Nasional, 17 hari bulan dan hari perhubungan Nasional Ke-42 tahun 2013 di halaman Kantor Wali Kota Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru H Firdaus ST MT, usai upacara mengakui dirinya sudah menginstruksikan seluruh PNS dan tenaga honorer di Lingkungan Kantor Wali Kota Wajib di tes urinnya.

Narkotika itu musuh kita bersama. Narkoba ini mudharat jadi harus dijauhi. Makanya para jajaran Pemko harus di tes urinya termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota, ujar Firdaus.

Menurut Firdaus, bagi yang kedapatan terlibat narkoba akan di proses sesuai dengan PP tahun nomor 53 tahun 2011. PNS Pemko itu harus jadi contoh anti narkoba, tandasnya.

Selasa, 17 September 2013

Ayat Jalankan Tugas Walikota



Haluan Riau

Rabu, 11 September 2013

Ayat Jalankan Tugas Walikota

Selama Wali Kota Pekanbaru Firdaus berada di Munich, Jerman dan Prague, Republik Ceko, tugas Wali Kota di jalankan oleh Wakil Wali Kota Ayat Cahyadi.

Firdaus ke luar negeri karena mendapat kehormatan dari Kementrian Lingkungan Hidup untuk mengunjungi kedua Negara tersebut karena Pekanbaru di anggap sebagai Kota berkelanjutan. Ia berangkat bersama kepala daerah lain di Indonesia yang berhasil meraih Piala Adipura.

Hal ini di katakan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Setdako Pekanbaru Azharisman Rozie. Wali Kota mengikuti kunjungan kerja ke luar negri dari 8-15 September bersama Mentri Lingkungan Hidup, ujarnya.

Azharisman menyebutkan, berdasarkan surat Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) No. B-9166/SES/LH/KJS/08/2013, Wako Pekanbaru dalam beberapa hari ke depan tidak masuk kantor.

Sehingga Pak Wako dalam beberapa hari izin tak masuk kerja. Pak Wako juga sudah minta permohonan izin kepada Gubernur Riau melalui Sekdaprov untuk melakukan tugas ke luar negeri, terangnya.

Wali Kota berangkat ke Jerman dan Ceko bersama Kepala Dinas PU, Kepala Bappeda dan Menteri LH Balthasar Kambuaya serta Kepala daerah yang lain untuk membahas program Sustainable Cities (Kota-Kota Berkelanjutan).

Selasa, 03 September 2013

Wakil Walikota Lantik Pengurus KONI Pekanbaru



Selasa, 3 September 2013
Laporan: Palti Siahaan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Bertempat di Hotel Premier Pekanbaru, Selasa (3/9), pengurus KONI Pekanbaru dilantik. Pelantikan sendiri dihadiri Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi.

Ada sebanyak 38 pengurus KONI Pekanbaru yang dilantik. Kepengurusan yang akan berakhir pada 2017 nanti ini dipimpin oleh Yuzarmi Yakub. (*)